Demi Waktu

Khutbah Jum’at tanggal 20 Januari 2012 mengambil topik tentang masalah waktu.  Berikut intisarinya. Khatib membahas tentang surat Al Asr. Ia menyatakan  bahwa “Demi waktu asar” mengandung arti bahwa waktu asar adalah waktu yang hampir sore. Kalau umur manusia kira-kira di atas 40 tahun. Allah mengingatkan agar manusia mengingat apa yang telah dilakukan selama ini. Umur dimana manusia harus lebih waspada terhadap apa yang telah ia lakukan. Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab. Dengan cara ini kita diharapkan mampu melakukan perbaikkan sebelum waktu kita habis (pulang ke rahmatullah).

Waktu akan terus berputar dan tidak akan pernah kembali. Dalam surat Al Asr ini disebutkan bahwa sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi, kecuali mereka yang beramal shaleh dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Sebuah hadist mengungkapkan bahwa “semua manusia akan celaka kecuali orang yang beriman; orang yang beriman akan celaka kecuali mereka yang beramal shaleh; orang beramal shaleh juga akan celaka kecuali mereka yang ikhlas”.

Jadi, dalam semua aktivitasnya, seorang muslim dituntut ikhlas hanya mengharap ridla Allah semata. Jauh dari riya, jauh dari keinginan untuk dipuji. Selain itu, setiap muslim seharusnya selalu mengevaluasi diri sejauh mana kita telah mematuhi perintah Allah dan Rasul-Nya dan sejauh mana kita telah menjauhi larangan Allah dan Rasul-Nya. Mudah-mudahan dengan cara ini, kita akan selalu dalam kondisi beriman dan bertaqwa dengan ikhlas karena mengharap ridla Allah swt semata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s