Renungan dari Iran

Kajian subuh tanggal 8 Juli 2012 terasa istimewa, dikarenakan diisi oleh profesor ahli humaniora dari Iran. Secara ringkas dalam kajian tersebut, ia mengajak kepada kaum muslimin di Indonesia untuk menyatukan barisan dalam rangka tegaknya Islam di muka bumi. Ia mengajak agar kaum muslimin untuk 1) menciptakan kemandirian; 2) mengembangkan domokrasi ala Islam bukan ala barat yang liberal; 3) membangun karater bangsa Indonesia. Dalam kaitannya dengan kemandirian, Islam harus mampu mandiri dalam hal teknologi dll. Jangan hanya menjadi konsumen yang akhirnya menimbulkan budaya konsumerisme dan ketergantungan yang akhirnya melemahkan umat Islam. Ia mengajak untuk mengingat kembali tentang kejayaan Islam di masa lampau, baik kejayaan di bidang Iptek maupun bidang lainnya. Dalam kaitannya dengan demokratisasi, Islam sebenarnya mempunyai konsep tersendiri yang berbeda dengan konsep barat yang liberal. Demokrasi liberal tidak cocok untuk umat Islam. dalam kaitannya dengan budaya, dewasa ini bentuk penjajahan bukan lagi berupa fisik tetapi berupa nonfisik seperti ideologi, budaya dll. Untuk itu umat islam mengembangkan budaya yang sesuai dengan AL Qur’an dan Sunnah dalam rangkan membangun karakter bangsa yang khas untuk menangkal dan menyaring budaya dari luar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s