Spirit Berhaji

Salah satu intisari dari khutbah Jum’at tanggal 5 Oktober 2012 adalah spirit haji. Pada dasarnya, spirit dari ritual  haji adalah agar supaya para haji mempunyai spirit, yaitu spirit membawa perubahan baik dalam hal agamiyah maupun sosial menuju kemakmuran masyarakat. Spirit ini telah dicontohkan oleh tokoh-tokoh Islam di Indonesia, misalnya para tokoh perjuangan mengusir penjajahan. Kebanyakan para tokohnya adalah mereka yang sudah berhaji.

Dalam hadistnya, Rasulullah  ditanya sahabatnya tentang amalan utama. Rasulullah menjawab, pertama adalah beriman kepada Allah dan taat kepada Rasul, kedua adalah jihad fi sabilillah, dan ketiga adalah haji mabrur.

Mabrur mempunyai pengertian bahwa membiasakan diri untuk tidak bergelimang perbuatan dosa sekecil apapun. Mabrur berarti juga kembali kepada hidup yang sederhana, biasa-biasa saja. Mabrur berarti tidak menjadi elitis di masyarakat.

Kriteria tersebut bisa menjadi alat bagi yang sudah haji apakah hajinya mampu menjadikannya insan yang baru. Yang berubah menjadi insan yang dikehendaki oleh Allah dan rasul-Nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s