Implementasi Berkorban

Khutbah Jum’at tanggal 19 Oktober 2012 mengambil topik berkorban. Berkorban di Hari Idul Adha itu hanyalah sebuah latihan untuk seorang muslim agar bisa berkorban dalam kehidupan sehari-hari. Allah berbarter dengan orang muslim, yaitu apa yang dimiliki oleh seorang muslim, yaitu jiwa/diri mereka dan harta mereka dibeli oleh Allah dengan jannah. Jadi, kalau hanya berkurban 1 kali dalam setahun seharga Rp 1.200.000,- belumlah seorang muslim mengimplementasikan manka berkorban, tapi baru latihan.

Khatib menegaskan bahwa seorang muslim harus bisa berkorban dengan seluruh jiwa dan raganya, yaitu dengan mencurahkan sebagian besar waktu, pikiran, tenaganya bagi kejayaan agama Allah dalam kehidupan sehari-harinya. Dalam setiap aktivitas kehidupan seorang muslim yang pandai berkorban selalu ditujukan mencari keridlan Allah semata. Selain diri/jiwa, maka harta  yang dimiliki oleh seorang muslim dicurahkan bagi kejayaan Islam. Inilah makna berkorban yang sesungguhnya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s