Amar Ma’ruuf Nahi Munkar

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung” [QS. Aali ‘Imraan : 104].

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah” [QS. Aali ‘Imraan : 110].

Telah mengkhabarkan kepada kami Muhammad bin Basysyaar, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahmaan, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Sufyaan, dari Qais bin Muslim, dari Thaariq bin Syihaab, ia berkata : Telah berkata Abu Sa’iid (Al-Khudriy) : Aku pernah mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia cegah dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka dengan lisannya. Jika tidak mampu juga, maka dengan hatinya, dan itulah selemah-lemah iman” [Diriwayatkan oleh An-Nasaa’iy no. 5008; shahih]”

Amar ma’ruuf nahi munkar adalah pengaplikasian Al Qur’an dalam kehidupan. Berikut sajian power pointnya.

KAJIAN MINGGU PAGI 31 Maret 2013

Tujuh Golongan yang Dinaungi Allah

  • Hadist di bawah ini memberikan petunjuk apa yang harus kita lakukan agar Allah nantinya menolong kita di saat tidak ada seorangpun mampu menolong kita; di saat tidak ada naungan kecuali naungan Allah. Tentu saja agar amal kita bermakna dan dihitung oleh Allah, kita harus ikhlas hanya karena untuk mendapatkan ridha Allah swt. Kita semua mempunyai kesempatan yang sama untuk melakukan petunjuk di bawah ini.
  • “Tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya di hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya.
    1. Pemimpin yang adil,
    2. Pemuda yang sentiasa beribadat kepada Allah semasa hidupnya,
    3. Orang yang hatinya sentiasa berpaut pada masjid-masjid
    4. Dua orang yang saling mengasihi karena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah,
    5. Seorang lelaki yang diundang oleh seorang perempuan yang mempunyai kedudukan dan rupa paras yang cantik utk melakukan kejahatan tetapi dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’
    6. Seorang yang memberi sedekah tetapi dia merahasiakannya seolah-olah tangan kanan tidak tahu apa yg diberikan oleh tangan kirinya dan
    7. Seseorang yg mengingati Allah di waktu sunyi sehingga mengalirlah air mata dari kedua matanya” (HR. Bukhari & Muslim).