Belajar dari Hewan

Kajian subuh minggu tanggal 22 September 2013 mengambil topik belajar dari binatang. Berikut intisari diskusinya:

1) Wiryono berpendapat bahwa dalam dunia hewan tidak ada akhlaq (nilai baik dan buruk). Yang dapat dipelajari dari hewan adalah tentang sains (ipteks) bukan akhlaq. Manusia bisa mengambil hikmah dari perilaku hewan tersebut  untuk perbaikkan akhlaq manusia. Kehadiran hewan itu berfungsi dalam rangka menjaga  keseimbangan ekosistem di bumi ini.

2) Suwarsono berpendapat bahwa yang membedakan hewan dengan manusia itu adalah lebih pada kapasitas intelektual dan spiritual, dimana manusia mempunyai kapasitas intelektual dan spiritual yang lebih tinggi daripada hewan.

3) Choirul Muslim berpendapat bahwa salah satu sifat hewan adalah sifat egois yang dalam hal ini bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidup, hewan tidak memiliki budaya atau jika adapun itu sangat sedikit. Berbeda dengan hewan, manusia mampu mengembangkan sifat solidaritas antar kelompok sementara hewan hanya tidak.

4) Aminuddin berpendapat bahwa hewan tidak berbudaya sebagaimana manusia berdasarkan definisi budaya. Saya pikir hewan itu ada yang bersifat buruk dan bersifat baik. Misalnya, bagaimana perilaku babi yang makan segala bahkan yang busukpun dimakannya? Lalu bagaimana jika ada seekor induk burung sedang memberi makan anaknya, lalu datang singa yang memangsanya apakah itu bukan buruk?

5) Urip Santoso berpendapat bahwa babi itu makan segala dari sisi lingkungan justru baik, karena bisa mempercepat proses pembusukan di alam sehingga keseimbangan alam terjaga. Singa yang menerkam burung tanpa memikirkan burung tersebut itu dalam rangka memenuhi kebutuhan makan dalam rangka mempertahankan hidupnya. Ini memang hukum alam yang berlaku bagi hewan, yang mempunyai sistim rantai makanan yang sudah tertentu dalam rangka mencapai keseimbangan alam.

Berikut sajian power pointnya:

Mari Belajar dari Binatang

Isra Miraj Menurut Sains

Kajian minggu pagi tanggal 16 Juni 2013 mengambil topik isra Miraj menurut Sains. Narasumber, Suwarsono, sebagai ahli fisika mencoba mengurai apakah Nabi Muhammad itu Isra Miraj secara fisik atau tidak. Intinya, perjalanan Nabi Muhammad bisa secara fisik bukan saja secara ruh. Syaratnya Nabi Muhammad fisiknya ditransformasi menjadi bentuk energi agar mampu menempuh perjalanan jauh dengan cepat dan dalam waktu sekejap. Narasumber merujuk pada rumus Einstein dan menghitung bahwa kecepatan energi bisa mencapai 90 milyard km/detik.

Berikut sajian power pointnya.

DARUSALAM-JUNI-2013-A

DARUSALAM-JUNI-2013

Baca pula link berikut ini disini. dan baca juga hal ini. Baca juga hadist Isra’ Mi’raja di link ini.

Jenis Jenis Stress

Quick dan Quick (1984) mengkategorikan jenis stres menjadi dua, yaitu:

  1. Eustress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat sehat, positif, dan konstruktif (bersifat membangun). Hal tersebut termasuk kesejahteraan individu dan juga organisasi yang diasosiasikan dengan pertumbuhan, fleksibilitas, kemampuan adaptasi, dan tingkat performance yang tinggi.
  2. Distress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat tidak sehat, negatif, dan destruktif (bersifat merusak). Hal tersebut termasuk konsekuensi individu dan juga organisasi seperti penyakit kardiovaskular dan tingkat ketidakhadiran (absenteeism) yang tinggi, yang diasosiasikan dengan keadaan sakit, penurunan, dan kematian.

sumber: http://blog.ub.ac.id/cdrhfitria/2012/09/11/faktor-faktor-penyebab-stress-stressor-dan-mekanisme-stress-pada-hewan/

Penelitian tentang Jin

Banyak fenomena yang terjadi di alam dunia yang masih belum bisa dijelaskan secara ilmiah. Ada beberapa pakar (?) yang mencoba menjelaskan hal-hal gaib seperti fenomena kesurupan, sihir (santet, pelet, dll.) secara ilmiah. Penjelasan atau hasil kajian mereka saya pikir masih studi awal yang memerlukan kajian/riset yang lebih mendalam. Menurut mereka, jin merupakan makhluk gaib nisbi sehingga keberadaannya bisa dideteksi dengan teknologi fisika. Jika manusia bisa mengembangkan teknologi tersebut, maka penyakit akibat gangguan jin bisa disembuhkan melalui teknologi tertentu.

Berikut ini, uraian tentang jin secara ilmiah walaupun ini saya pikir baru permulaan. Perlu kajian dan riset yang lebih mendalam untuk membuktikan hasil riset/kajian terdahulu.

1) http://ciloty-brotherhoodz.blogspot.com/2012/03/hantu-secara-ilmiah.html

2) http://ainuamri.blogspot.com/2010/12/kajian-ilmiah-tentang-kerasukan-jin.html

3) http://filosophiestic.blogspot.com/2010/04/diculik-jinitu-ilmiah.html